CIMB dan JTrust Termasuk Calon Pembeli PT Bank Commonwealth

10/11/2023 By IMASA 0

Reuters melaporkan bahwa CIMB Group Holdings Bhd. dan JTrust Co. Ltd. termasuk dalam daftar calon pembeli PT Bank Commonwealth dalam sebuah kesepakatan dengan potensi valuasi mencapai 400–500 juta dolar AS atau setara 6,3–7,8 triliun rupiah. PT Bank Commonwealth sendiri memiliki beberapa fokus lini usaha, antara lain pembiayaan ritel, layanan perbankan untuk usaha kecil dan menengah, serta layanan wealth management. Perusahaan tersebut dimiliki 99% oleh bank terbesar Australia, Commonwealth Bank of Australia.

Berdasarkan laporan keuangan 9M23, PT Bank Commonwealth membukukan kerugian sebesar 415,8 miliar rupiah (vs. 9M22: rugi 75,3 miliar rupiah), dengan aset sebesar 16,6 triliun rupiah dan ekuitas sebesar 4,1 triliun rupiah. Reuters melaporkan bahwa Morgan Stanley – selaku penasihat keuangan dalam penjualan PT Bank Commonwealth – telah meminta para calon pembeli untuk mengajukan penawaran pada awal November 2023. Namun, baik CIMB, JTrust, Morgan Stanley, maupun Commonwealth Bank of Australia belum memberikan komentar terkait isu ini.

baca juga :

Kabar Buruk bagi Timnas Indonesia U23 Menjelang Melawan Yordania

Indira Chunda: Terungkap Diduga Perawatan Kecantikan Pakai Anggaran Kementan

Penangkapan Pentolan OPM Terkait Pembunuhan Bripda Oktovianus: Pelakunya Elkius Kobak

Bung Towel: Ungkap Kebenaran di Balik Kemenangan Gemilang Timnas Indonesia Lawan Australia di Piala Asia U23

CIMB Group Holdings Bhd. adalah pengendali Bank CIMB Niaga ($BNGA) dengan kepemilikan langsung sebesar 91,48%. Adapun JTrust Co. Ltd. adalah pengendali Bank JTrust ($BCIC) dengan kepemilikan langsung sebesar 74,16%. Jika akuisisi ini terwujud, baik CIMB maupun JTrust sebagai calon pembeli berpotensi untuk mengkonsolidasikan PT Bank Commonwealth ke dalam unit bisnis existing masing-masing, yakni BNGA (jika dibeli oleh CIMB) atau BCIC (jika dibeli oleh JTrust).

Sebab, aturan perbankan di Indonesia mewajibkan asas kepemilikan tunggal (single presence policy), di mana setiap pemegang saham pengendali hanya dapat memiliki satu bank atau beberapa bank dengan skema konsolidasi. Adapun skema konsolidasi bank ini dapat berupa penggabungan (merger), peleburan, integrasi, maupun melalui pembentukan Kelompok Usaha Bersama (KUB).

Mengacu ekuitas PT Bank Commonwealth per 9M23 dan dengan asumsi valuasi transaksi sebesar 6,3–7,8 triliun rupiah, maka perusahaan tersebut berpotensi ditransaksikan dengan valuasi PBV sebesar 1,53–1,91x.

video terkait :

Siplah Umah IT
Umah IT
adaru bhumi